20 Comments

Sinopsis

Pada program ini diperlihatkan upaya guru untuk mengatasi anak yang ribut di kelas, upaya tersebut diantaranya adalah dengan mencoba mengenali penyebab anak ribut di kelas. Setelah mengetahui penyebabnya maka solusi yang dilakukan oleh guru tersebut adalah menenangkan anak yang ribut dengan berbagai tepuk. Ketika anak teridentifikasi bosan dalam pembelajaran di kelas, guru dapat memindahkan pembelajaran di luar kelas (outdoor) agar kebosanan anak dapat teratasi dengan baik.

Megawati Simanjuntak, SP., M.Si.

Pada program ini diperlihatkan upaya guru untuk mengatasi anak yang ribut di kelas, upaya tersebut diantaranya adalah dengan mencoba mengenali penyebab anak ribut di kelas. Setelah mengetahui penyebabnya maka solusi yang dilakukan oleh guru tersebut adalah menenangkan anak yang ribut dengan berbagai tepuk. Ketika anak teridentifikasi bosan dalam pembelajaran di kelas, guru dapat memindahkan pembelajaran di luar kelas (outdoor) agar kebosanan anak dapat teratasi dengan baik.

Dr. Siti Aisyah, M.Pd.

Dalam tayangan video sudah terlihat dengan jelas saat guru membuka pembelajaran dan mengisi pembelajaran sedangkan untuk penutup pembelajaran belum terlihat jelas. Penggunaan strategi, pendekatan, metode, dan media sudah terlihat. Sedang untuk evaluasi belum terlihat. Guru mengajak anak untuk dapat duduk tenang dan tidak membuat keributan yang dapat mengganggu konsentrasi teman (taat pada peraturan) merupakan salah satu yang ada di kompetensi dasar pada kurikulum.

Tri Ekowati

20 Replies to “Anak Ribut Di Kelas Saat PBM

  1. Nama : Venty Tse
    NIM : 859316621

    Saat anak tidak mau antri dan ribut maka selain menggunakan strategi yang ada di video tersebut guru bisa mengganti lagunya dengan naik kereta api dengan begitu anak mau untuk berbaris dan yang berikut guru juga harus dengan cara mendekatinya dan berbicara pelan-pelan dengan kasih sayang karena setiap anak itu unik jadi guru juga harus lihat penyebabnya apa sehingga anak tidak mau antri dengan begtu guru mudah mengatasinya.
    Guru juga harus sabar,penyayang dan tidak boleh kasar sehingga anak-anak dapat melihat contoh dari guru.

  2. Assalamualaikum izin menanggapi video di atas

    Anak tidak mau antri dan ribut di kelas adalah hal yang sangat sering terjadi dalam Paud, hal ini menjadikan kita sebagai guru Paud harus mampu melakukan pendekatan kepada anak agar anak tetap merasa nyaman di lingkungan sekolah.
    Misal saat antri dan anak tidak mau bergantian posisi kita bisa mencoba melakukan pendekatan dengan cara bertanya alasan anak tidak mau bergantian, kemudian kita bisa beri solusi dengan cara mengubah posisi antrian sesuai abjad dari huruf depan nama anak, lalu di hari ke dua kita bisa urutkan dari anak kelompok A ke kelompok B, hari berikutnya dari anak kelompok B lalu anak kelompok A. Dengan begitu anak akan tau dan bergantian saat baris-berbaris. Tak lupa juga untuk guru memberikan pujian kepada anak setiap kali anak mampu tertib atas perjanjian dan urutan berbaris yang telah di tentukan dan atas kesepakatan bersama anak.
    Sekian terimakasih 🙏🏻

  3. video “anak ribut dikelas saat PBM”
    dikelas saya mengajar ,sering terdapat anak yang seperti di video.saya juga melakukan hal sama,pertama mendekati,memberi penjelasan sederhana,dan membuat perjanjian.dengan begitu anak akan bisa memahami maksut yang disampaikan guru.
    dan yang pasti tidak ada kekerasan.

  4. Dalam video ini, guru menunjukkan upaya yang sangat penting untuk mengatasi situasi anak-anak yang ribut di kelas. Langkah pertama yang dilakukan guru adalah mencoba untuk mengenali penyebab kebisingan atau keributan tersebut. Ini adalah pendekatan yang sangat bijaksana karena seringkali, perilaku anak yang ribut atau gaduh bisa disebabkan oleh berbagai hal—misalnya, kebosanan, kelelahan, atau mungkin kebutuhan perhatian lebih.

    Setelah mengetahui penyebabnya, guru mencoba untuk menenangkan anak-anak yang ribut dengan cara yang kreatif, seperti menggunakan tepuk-tepuk. Teknik ini dapat efektif untuk menarik perhatian anak-anak dan membantu mereka kembali fokus. Tepuk-tepuk ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bisa memberi waktu bagi anak untuk menenangkan diri, sehingga suasana kelas bisa kembali kondusif.

    Selain itu, saat guru mengidentifikasi bahwa kebosanan adalah penyebab anak ribut, guru dengan cerdas memutuskan untuk memindahkan pembelajaran ke luar kelas (outdoor). Ini adalah ide yang sangat baik karena belajar di luar ruangan bisa menjadi pengalaman baru yang menyegarkan bagi anak-anak. Suasana yang berbeda, udara segar, dan aktivitas fisik bisa membantu anak-anak melepaskan energi berlebih mereka, sekaligus mengurangi rasa bosan yang mungkin mereka rasakan di dalam kelas.

    Pendekatan ini menunjukkan bagaimana guru dapat beradaptasi dengan kebutuhan anak-anak, menjaga suasana kelas tetap tenang, serta memastikan anak-anak tetap terlibat dalam pembelajaran dengan cara yang menyenangkan. Menggunakan kreativitas dan fleksibilitas dalam mengelola kelas adalah kunci untuk menciptakan pengalaman belajar yang positif bagi anak-anak.

  5. Izin merefleksi vidio diatas

    Kejadian seperti diatas memang sering terjadi pada anak usia dini
    Permasalahannya adalah anak anak suka ribut dan terkadang tidak mau antri disaat berbaris , mereka sering rebutan tempat dan mau yg paling depan . Didalam vidio tersebut sikap yg diambil oleh guru sudah benar, kita sebagai guru tidak boleh berkata kasar kepala anak dan harus dengan pendekatan yang ekstra agar anak mau mendengarkan dan mengikuti aturan yg diberikan ibu guru.

Komentar