Sinopsis
Program ini berisi gambaran tentang seorang guru IPA di SMP yang kebingungan karena siswanya tidak ada yang dapat menjawab pertanyaannya bahkan tidak mendengarkan penjelasannya (tidak focus). Solusi yang ditawarkan dalam program ini untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan beberapa langkah, yaitu: memetakan anak yang tidak focus untuk menjadi pusat perhatian dan siswa didekati secara individual lalu guru mengadakan pendekatan secara persuasif pada siswa yang tidak focus tersebut.
Hartinawati
Memberikan alternatif solusi untuk guru yang siswanya tidak fokus dalam mengikuti pelajaran.
Pada saat membuka pelajaran, guru tidak menjelaskan tujuan pembelajaran. Dapat dikatakan guru tidak melakukan apersepsi, tapi guru menutup pelajaran dengan baik, yaitu memberikan motivasi belajar (mengerjakan PR) agar nilai akhir terbantu.
Guru menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan masalah. Guru melakukan refleksi setelah mengajar, kemudian mencoba mendekati siswa yang tiak fokus belajar. Setelah memahami masalahnya, guru memberikan perhatian khusus dan memotivasi siswa-siswa yang kurang fokus.
Video ini bagus sebagai video pembelajaran, perlu ditonton oleh guru yang mempunyai masalah yang sama, yaitu siswa dikelasnya tidak fokus dalam belajar.
Yang perlu dicontoh dari guru dalam video ini adalah:
Guru selalu melakukan refleksi kemudian mencoba mencari solusi dengan terlebih dulu mencari tau masalah siswa.
Saran:
Sebaiknya guru tidak pelit dalam memberikan pujian sebagai penguatan
Deetje Sunarsih
Nama : ANANG RASIDI
NIM : 501453235
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
Asal UPBJJ-UT : Jayapura
Setelah menonton video yang disajikan, saya menyadari bahwa masalah anak yang tidak fokus saat belajar sering terjadi pada saat saya mengajar. Saya dapat melihat dari aktivitas anak saat saya menjelaskan dan dari tatapan kosong mereka. Hal ini tentu sangat merugikan anak karena mereka tidak dapat memperoleh ilmu yang seharusnya mereka dapatkan.
Solusi yang ditunjukkan dalam video sangat sesuai dengan praktik saya. Saya biasanya memanggil siswa yang tidak fokus secara individual dan bertanya kepada mereka apa penyebab ketidakfokusan mereka dalam belajar. Kemudian, saya memberikan nasihat dan motivasi untuk mendorong mereka untuk lebih bersemangat dalam belajar.
Selain itu, saya juga mencoba untuk memvariasikan bentuk pembelajaran agar siswa tidak merasa bosan. Hal ini dapat membantu siswa untuk lebih fokus dan tertarik dalam pembelajaran.
Nama : Dini Apriyanti
NIM: 501233107
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
UPBJJ : UT Bandung
Proses pembelajaran seperti di video tersebut banyak dialami ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung. Peserta didik tidak fokus ketika guru menjelaskan banyak faktor yang mempengaruhi keadaan tersebut diantaranya faktor yang berasal dari lingkungan keluarga yaitu peserta didik ada yang kelelahan sehabis membantu orang tuanya, ada yang tidak semangat karena orang tuanya sering bertengkar. Kita sebagai guru harus peka dengan keadaan setiap murid yaitu dengan memberikan perhatian dan waktu yang lebih untuk anak-anak tersebut, sehingga anak-anak tersebut dapat mencurahkan perasaannya dan kita dapat memberikan motivasi dan solusi agar anak tersebut dapat semangat dalam belajar ditengan masalah yang sedang mereka alami. Dan kita pun harus dapat mengemas proses pembelajaran semenarik mungkin agar peserta didik dapat semangat belajar.
Nama : Ellya Reviana
NIM : 501132797
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
Masalah seperti dalam vidio tersebut sering juga terjadi di sekolah kami, dimana kurang fokus nya anak ketika guru menjelaskan pelajaran yterlebih menggunakan metode ceramah dan siswa pun akan sering termenung dan menekurkan kepala kemeja.
Dari vidio tersebut dapat kita ambil trik dan cara agar siswa tidak drop dalam menerima pelajaran dan dapat kita tiru bagimana supaya siswa lebih senagta lagi dalam mengikutu pelajaran.
Jadi sebagai seorang guru kita harus menggunakan cara bagiaman supaya di kelas anak bisa memperhatiakn kita dan anak bisa aktif dalam pembelajaran dan guru memeberikan media yang menarik untuk anak.
Nama : Risma Yunita
Nim : 501173183
Prodi : Megister Pendidikan Dasar
Pada Vidio ini sangat sering terjadi didunia pendidikan mulai dari guru yang kurang kreatif dan inovatif sehingga pembelajaran menjadi tidak menarik bagi siswa dan siswa yang terbagi lelahnya disekolah dan dirumah sehingga pembelajaran yang berlangsung menjadi sia-sia, tetapi hal yang patut dicontoh dari vidio ini guru mau merubah cara mengajarnya sehingga guru berfikir bagaimana cara membuat siswanya bisa semangat belajar dan guru juga mencari tahu apa kekurangan dari pembelajaran yang dilakukannya dan apa penyebab siswanya menjadi tidak tertarik untuk memperhatikan pembelajaran yang diberikan guru.
Solusi guru untuk memecahkan maslah ini yaitu dengan perubahan cara mengajar guru yang hanya menggunkan ceramah saja tetapi guru harus berinovasi dalam media dan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif sehingga untuk meningkatkan dan menarik perhatian anak didik. selain itu didalam vidio ini solusi yang dilakukan oleh guru tersebut yaitu :
– guru harus sabar dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian khusus bagi anak-anak yang memerlukan bimbingan khusus
– guru dapat memandang anak untuk menarik perhatian mereka
– guru sesekali memberikan pertanyaan tanpa menyebut nama dan diberi waktu untuk menjawab
Nama : Eko Triono
NIM : 501173151
Mahasiswa : Magister Pendidikan Dasar
UPBJJ : UT Palembang
menurut pengamatan dalam video pembelajaran tersebut ditemukan adanya kelemahan sebagai berikut:
1. Guru tidak menggunakan metode pembelajaran yang tepat
2. Guru menjadi objek pembelajaran sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam pembelajaran
3. Guru tidak menggunakan media pembelajaran sehingga siswa terkesan hanya mengandai andai saja
4. Pembagian waktu dalam pembelajaran yang kurang tepat sehingga pada saat guru melakukan tanya jawab belum ada tindak lanjut waktu sudah habis
namun Guru tersebut cepat dalam melakukan refleksi sehingga pada saat pembelajaran berikutnya siswa dapat berubah menjadi aktif dan bisa fokus dalam pembelajaran.
menurut Howard Gardner ( 1983) mengemukakan bahwa pembelajaran yang efektif harus memperhitungkan berbagai macam kecerdasan siswa, dan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan dapat membantu siswa belajar lebih baik.