88 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan seorang guru Taman Kanak-kanak yang sedang menangani anak yang tidak percaya diri atas hasil belajarnya. Tampak bahwa guru itu berupaya mendekati anak. Guru memberikan penguatan dengan cara memotivasi anak, menanyakan kepada anak jika masih ragu atau tak mengerti atas tugasnya, memberikan motivasi pada kreativitas anak dengan cara meminta anak untuk melakukan pilihan aktivitas lain yang dapat dilakukan, memberikan saran untuk menggambar sesuatu yang disukai anak yang masih berhubungan dengan tema awal dan mengeksplorasi hal lain yang bisa dibuat terkait dengan tema menggambar yang sedang ditugaskan kepada anak.

Dwi Astuti

Dalam tayangan tersebut, kegiatan belajar mengajar dalam sebuah kelas sudah terlihat jelas. Strategi, pendekatan dan metode pembelajaran sudah bagus, guru aktif memberi motivasi dan stimulasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam melakukan sesuatu. Media yang dipergunakan sebaiknya lebih diperkaya. Dan di akhir pembelajaran, evaluasi perlu ditambahkan untuk lebih menumbuhkan rasa percaya diri anak anak, dengan memberikan kesempatan anak bercerita tentang hasil karya yang dibuatnya sendiri.

Harimurti

88 Replies to “Anak Tidak Percaya Diri

  1. Assalamualaikum

    Nama : Lingga Pri Perta
    Nim. : 877548183

    Baiklah izin menanggapi video yang berjudul ” Anak tidak percaya diri”

    Menurut saya video tersebut sangat membantu saya sebagai guru paud untuk menanamkan rasa kepercayaan diri pada anak usia dini.

    Video tersebut menjelaskan beberapa hal yang bisa dilakukan seorang guru pada anak yang tidak percaya diri pada hasil belajar yang dikerjakannya
    Seperti ;
    -menanyakan kepada anak apakah anak ragu atas tugas yang diberikan
    – memberi saran untuk menggambar sesuatu meskipun tidak sesuai dengan tema saat itu
    -memotivasi kreativitas dengan cara meminta anak menggambar sesuatu yang disukai anak
    – mengeksplorasi potensi anak

    Beberapa hal diantaranya yang dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kreatif anak usia dini sudah saya terapkan di PAUD saya. Seperti meminta anak menggambar sesuatu yang mereka sukai, dan mengajak anak untuk menggambar bebas di luar kelas.

    Kesimpulan yang dapat saya ambil dari video tersebut adalah sebagai guru PAUD banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kreatif anak. Karena anak usia dini adalah periode penting untuk menanamkan rasa kepercayaan diri. Anak yang tidak percaya diri cenderung tidak kreatif. Maka dari itu perlu diperbaiki.

  2. Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
    Nama : ROKHATI
    NIM : 877690236
    Bagi saya sebagai guru PAUD vidio ini menjadi pengingat agar menciptakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan itu sangat penting dengan melibatkan anak didik secara aktif dan memberi ruang bagi anak untuk tampil atau berpendapat sesuai dengan kemampuannya. Dengan cara tersebut anak akan merasa dihargai dan perlahan tumbuh rasa percaya diri.
    Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

  3. Assalamu’alaikum
    Nama: Linasih
    NIM: 860065985
    Upbjj-UT: Bandar Lampung
    Izin menanggapi video “anak yanh tidak percaya diri”
    Video tersebut menekankan bahwa kepercayaan diri anak merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini dan perlu mendapat perhatian khusus. Anak yang tidak percaya diri cenderung ragu dalam mencoba, takut salah dan akihirnya kurang optimal dalam mengekspresikan ide dan kreativitasnya.

    Sebagai guru PAUD, saya menjadi tahu bahwa peran guru tidak hanya sebagai fasilitator kegiatan pembelajaran, tetapi juga sebagai pendukung utama dalam membangun rasa percaya diri anak.
    Terima kasih.

  4. Nama : Dea Apriliani
    Izin menanggapi vidio ini

    Video pembelajaran tersebut menunjukkan adanya anak yang masih kurang percaya diri, terlihat dari sikapnya yang ragu-ragu, cenderung diam, dan belum berani tampil atau berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Hal ini merupakan kondisi yang wajar pada anak usia dini karena setiap anak memiliki perkembangan sosial-emosional yang berbeda.

    Guru dalam video sudah cukup baik dalam memberikan tips untuk anak kurang percaya diri.
    Tetapi alangkah baiknya pembelajaran juga sebaiknya dibuat lebih menarik dan bertahap, seperti melalui permainan kelompok kecil, bernyanyi bersama, atau kegiatan yang tidak langsung menuntut anak tampil di depan banyak orang. Dengan cara ini, anak dapat membangun rasa percaya diri secara perlahan.

    Secara keseluruhan, video ini memberikan gambaran bahwa penting bagi guru untuk memahami karakter setiap anak dan memberikan stimulasi yang tepat agar perkembangan kepercayaan diri anak dapat berkembang dengan optimal.

  5. Menurut pendapat saya mengenai video diatas sebagai berikut:

    Seorang guru dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, suportif, dan menghargai usaha setiap siswa.
    Beberapa caranya yaitu:
    Memberikan pujian yang tulus dan spesifik
    Contohnya: “Kamu sudah berusaha keras mengerjakan soal ini,” bukan hanya “Kamu pintar.” Ini membuat anak menghargai proses, bukan sekadar hasil.

    Menghargai setiap pendapat anak
    Saat anak berani bertanya atau menjawab, guru memberi respon positif sehingga anak merasa suaranya penting.

    Memberikan kesempatan tampil
    Misalnya memimpin doa, presentasi, membaca di depan kelas, atau menjadi ketua kelompok. Pengalaman ini melatih keberanian.

    Tidak membandingkan anak dengan teman lain
    Perbandingan dapat membuat anak minder. Lebih baik fokus pada perkembangan masing-masing anak.

    Membantu saat anak gagal
    Guru menanamkan bahwa kesalahan adalah bagian dari belajar. Dengan begitu anak tidak takut mencoba.

    Memberikan tugas sesuai kemampuan
    Tugas yang terlalu sulit bisa membuat anak menyerah, sedangkan tugas yang sesuai membuat anak merasa mampu.

    Menjadi teladan yang positif
    Guru yang percaya diri, ramah, dan menghargai orang lain akan dicontoh oleh anak.

    Membangun hubungan dekat dan hangat
    Anak yang merasa diterima gurunya cenderung lebih berani dan yakin pada dirinya.

    Intinya: rasa percaya diri tumbuh ketika anak merasa dihargai, didukung, dan diberi kesempatan untuk berkembang.

Komentar