Sinopsis
Video ini memperlihatkan bagaimana guru menggunakan strategi pembelajaran yang dalam pembuktian rumus matematika kepada siswa SMP secara menyenangkan. Salah satu rumus yang dibuktikan adalah keliling lingkaran adalah phi dikalikan diameter lingkaran atau 2 phi dikalikan jari-jari (r) lingkaran. Guru secara kreatif mempersiapkan alat bantu, yaitu gelas air mineral bekas yang sudah dibersihkan dan selembar kertas kerja berisi format tabel yang akan diisikan oleh siswa. Siswa dibagi dalam beberapa kelompok dan mengerjakan analisis berdasarkan besaran-besaran yang diperoleh kedalam tabel. Kelompok siswa kemudian mempresentasikan hasil kerja berupa tabel. Terakhir guru menyimpulkan langkah pembuktian adalah kebalikan dari perkalian, yaitu pembagian antara keliling dan diameter yang menghasilkan pembagian di masing-masing kelompok mendekati besaran tertentu, yaitu 3,14 sebagai nilai phi.
–
12 Replies to “Keliling Lingkaran22”
Komentar Cancel reply
Anda harus login untuk memberikan komentar.
NAMA : SIDA ZAKIYA
NIM : 042233803
PRODI : PENDIDIKAN MATEMATIKA
UPBJJ : JEMBER
1. Bagaimana reaksi anak/siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru?
Penjelasan yang disampaikan oleh guru memantik rasa ingin tahu siswa untuk memulai diskusi. Sehingga kelas menjadi lebih aktif dan dapat menimbulkan pertanyaan baru pada siswa.
2. Secara keseluruhan apa saja kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran?
Kelemahan :
• Guru menyampaikan materi terlalu ringkas mungkin sebagian anak faham, tapi belum tentu yang lain memahami apa yang disampaikan jika penyampaiannya terlalu cepat dan simpel.
• Penjelasan yang diberikan masih kaku.
3. Secara keseluruhan apa saja kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran?
Kelebihan :
• Alternatif guru menggunakan alat sehari-hari untuk alat peraga pembelajaran merupakan cara memecahkan masalah yang tepat dan efektif.
• Dengan memberikan lebih banyak pertanyaan pemantik menjadikan siswa aktif untuk bertanya dan berusaha menemukan jawaban sendiri dari masalah yang diberikan.
4. Hal-hal unik apa saja yang ditemukan dalam video tersebut dari guru saat melaksanakan pembelajaran?
Hal unik yang saya temukan dalam video adalah ketika kita terlalu jauh mencari alat peraga untuk alternatif pembelajaran tapi tanpa disadari dari barang-barang yang dimiliki oleh siswa dirumah pun juga dapat dijadikan sebagai alat peraga. Nah, dari video tersebut menjadikan saya lebih harus banyak belajar lagi bahwa benda-benda disekitar kita juga masih bisa kita jadikan sebagai sumber pembelajaran.
5. Setelah mengetahui kelemahan dan kelebihan dari guru yang anda amati dari tayangan video, upaya apa saja yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya?
• Dengan memberikan alternatif lain yang lebih menyenangkan membuat pembelajaran dikelas menjadi lebih nyaman.
• Dengan cara penyampaian yang asik menjadikan siswa betah untuk berlama-lama mengikuti pembelajaran karena pada dasarnya bagi sebagian orang matematika adalah salah satu pelajaran yang paling sulit dan menjadi hal yang menakutkan, sehingga dengan pembelajaran yang asik dan menyenangkan akan menjadikan anak lebih nyaman dan dapat jauh lebih mudah mengerti dan mengaplikasikan konsep yang diajarkan.
Nama: Abdul Aziz
NIM: 043866133
Prodi: Pendidikan Matematika
UPBJJ : Medan
Selamat pagi. Izinkan saya menyampaikan pendapat saya mengenai video pembelajaran tersebut.
Menurut saya:
1. Reaksi anak/siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru tersebut semuanya fokus dan tenang mendengarkan penjelasan materi dan arahan guru sehingga siswa aktif bertanya terhadap hal yang mereka ingin ketahui dan kerjakan di pembelajaran tersebut.
2. Kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran yaitu:
– Dalam video tersebut, guru tidak terlihat mengajak siswa untuk berdoa memulai pembelajaran.
– Guru tersebut tidak menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dilakukan berdasarkan Kompetensi Dasar atau Indikator Pencapaian Kompetensi. Di video tersebut, guru tersebut hanya menyampaikan terkait materi yang ingin dipelajari.
– Di awal pembelajaran, ada baiknya guru menyampaikan hal yang sifatnya lebih aplikatif terkait materi keliling lingkaran, misalnya: Untuk apa biasanya orang menghitung keliling lingkaran? Bagaimana orang tersebut dapat menghitung keliling lingkaran? Dari contoh tersebut, guru tersebut kemudian dapat menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dilakukan bersama siswa.
– Guru terlihat sangat kaku dalam menyampaikan materi, tidak eskpresif, dan cukup monoton.
3. Kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran tersebut adalah:
– Guru tersebut terlihat memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik. Guru tersebut mampu menguasai kelas sehingga murid sangat fokus dan tenang mengikuti pembelajaran.
– Guru tersebut responsif terhadap pertanyaan yang diajukan siswa.
– Penyampaian materi oleh guru tersebut sangat mudah dipahami siswa.
– Guru tersebut sudah menerapkan pembelajaran yang kontekstual, bukan hanya sekedar siswa menghafal rumus keliling lingkaran, namun guru tersebut membimbing siswanya mencari rumus menghitung keliling lingkaran menggunakan peralatan yang dibawa dari rumah.
4. Hal unik yang saya temukan dalam video tersebut dari guru saat melaksanakan pembelajaran adalah di menit ke 5.38 – 5.40 dimana guru tersebut menyampaikan nilai ‘phi’ adalah 3,14 (dibaca tiga koma empat belas). Guru tersebut sebenarnya salah dalam menyampaikan nilai ‘phi’ tersebut karena tidak sesuai dengan tata cara membaca bilangan desimal. Angka sebelum koma memiliki nilai tempat satuan, puluhan, ratusan, ribuan dan seterusnya. Sedangkan angka setelah koma memiliki nilai tempat per satuan, per sepuluhan, per seratusan, dan seterusnya. Hal ini karena angka di belakang koma merupakan jenis angka pecahan.
Jadi, angka 3,14 sebaiknya tidak dibaca “tiga koma empat belas”, namun dibaca dengan “tiga koma satu empat”. Tujuannya adalah agar ada pembeda antara bilangan bulat dan bilangan pecahan.
5. Setelah mengetahui kelemahan dan kelebihan dari guru yang saya amati dari tayangan video, upaya yang dapat saya usulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya adalah:
1. Guru mengajak siswa berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
2. Guru dapat menyampaikan pemahaman bermakna dari pembelajaran yang dilakukan dan pertanyaan pemantik untuk mengetahui kesiapan belajar dan kemampuan awal siswa.
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
4. Guru harus lebih eskpresif dan banyak melakukan pergerakan di kelas, agar siswa tidak bosan guru hanya berdiri atau duduk di tempat yang sama.
5. Pembelajaran harus beroritentasi kepada siswa (Student as learning center) bukan berorientasi ke guru.
6. Pembelajaran konteksual dengan menerapkan metode problem based learning atau project based learning.
Nama : ASEP FIKRUL YAQIN
NIM : 042057145
PRODI : PENDIDIKAN MATEMATIKA
UPBJJ UT : BOGOR
Izin menanggapi video pembelajaran,
Dalam cuplikan video pembelajar tentang keliling lingkaran, guru menyajikan penjelasan materi pembelajaran dengan cukup jelas. Peserta didik diarahkan pada penalaran sederhana dengan menggunakan alat bantu yang akrab dengan keseharian peserta didik. Dengan begitu, peserta didik tidak hanya sekedar tahu tentang rumus keliling lingkarannya saja, akan tetapi lebih mendalam peserta didik juga mengetahui alasan mengapa rumus tersebut kemudian menjadi rumus keliling lingkaran. Penalaran sederhana seperti itulah yang akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam pada peserta didik, sehingga pembelajaran tidak hanya terfokus pada upaya mengahapal rumus, akan tetapi peserta didik juga diajak untuk mengkaji lebih dalam pada persoalan tentang mengapa rumus tersebut ditetapkan menjadi rumus keliling lingkaran.
Hasil dari pemahaman peserta didik terhadap penjelasan yang disampaikan oleh guru terlihat jelas pada paparan hasil kinerja kelompok tersebut. Guru selalu memastika apa yang disampaikan benar-benar difahami peserta didiknya. Meskipun kurang terlihat adanya komunikasi aktif dua arah antara guru dengan peserta didik, sang guru berhasil menyajikan pembelajaran dengan penjelasan sederhana, tidak berbelit dan difahami dengan baik oleh peserta didiknya. Sekedar saran, mungkin pembelajaran akan lebih cair dan tidak terlalu kaku jika dalam prosesnya, pembelajaran juga diselingi dengan games atau ice breaking agar suasana dalam kelas tidak terlihat sekaku dalam video pembelajaran tersebut.
Terima kasih.
Nama : PETY PUJIASTUTI
Nim : 501273282
Prodi : Pendidikan Dasar
Video tersebut menunjukkan bahwa dalam menentukan rumus matematika, jauh akan lebih bermakna bagi siswa jika siswa langsung mencari pembuktian sendiri dan melakukan kebalikan dari pembuktian yang mereka temukan. Selain pembelajaran menjadi lebih bermakna, pembelajaran juga menjadi menyenangkan, sehingga tujuan pembelajaran tercapai.
Nama :Mu’minatul Haq
NIM : 043532105
Prodi : Pendidikan Matematika
1. Kelemahan Pembelajaran dalam Video
– Menuliskan kelemahan-kelemahan guru yang ditemukan dalam video pembelajaran:
Kelemahannya adalah
a. guru tersebut tidak mengawali pembelajaran dengan do’a Bersama-sama untuk menanamkan jiwa ketuhanan yang maha esa disetiap murid, lalu
b. pembelajarannya harusnya berjudul pembuktian rumus keliling lingkaran bukan rumus keliling lingkaran,
c. lalu untuk diawal pembelajaran guru menanyakan tentang jenis lingkaran yang menurut saya kurang penting untuk ditanyakan kepada murid-muridnya.
2. Kelebihan Pembelajaran dalam Video
– Menuliskan kelebihan-kelebihan guru yang ditemukan dalam video pembelajaran:
a. Kelebihannya adalah pembelajaran yang dilakukan oleh guru akan sangat banyak diingat oleh murid karena terlihat nyata bagi murid.
b. Pembelajarannya menghasilkan murid yang mudah paham dan lama mengingatnya, dengan penalaran yang beragam.
c. Sang guru memiliki kemampuan manajemen kelas yang baik.
d. Penyampaian yang guru lakukan mudah untuk dipahami murid
3. Hal unik yang terdapat dalam Pembelajaran Video
– Menuliskan hal unik yang ditemukan dalam video pembelajaran:
a. Hal uniknya adalah ternyata banyak hal disekiling kita yang dapat kita gunakan sebagai alat peraga yang terkadang kita suka memusingkan alat peraga yang susah-susah.
b. Hal unik lainnya bagaimana cara guru mengondisikan murid benar-benar focus kepada gurunya dan tatapan murid benar-benar tatapan yang sedang mikir
4. Rencana Perbaikan yang dapat dilakukan
– Menuliskan rencana perbaikan pembelajaran Berdasarkan kelebihan dan kelemahan yang ditemukan dalam video pembelajaran
a. Untuk memperbaiki pembelajarannya alangkah baiknya guru sebelum memulai pembelajaran sang guru memulai pembellajaran dengan do’a dan diakhiri dengan do’a sesuai kepercayaannya masing-maisng
b. Alangkah baiknya guru lebih menspesifikkan pembelajarannya dengan lebih spesifik
c. Menyempilkan kegiatan yang membuat kelas tidak terlihat tegang