32 Comments

Sinopsis

Program ini menceritakan seorang guru PAUD dalam menanamkan ketertiban dan keteraturan pada proses pembelajaran pada peserta didik melalui penggunaan karcis parkir. Dengan menggunakan karcis parkir guru akan mlebih mudah menertibkan siswa pada saat mengambil dan menyimpan mainannya. Melalui penggunaan karcis parkir, pembelajaran menjadi lebih fokus dan peserta didik menjadi lebih tertib, tidak ada yang saling berebut mainan yang bukan miliknya.

Dr. Ir. Hastuti, M.Sc.

Secara umum tayangan video tersebut menarik dan cukup memberi inspirasi bagi guru maupun pendidik lainnya. Penggunaan strategi, pendekatan, metode yang dipergunakan sudah sesuai dengan karakteristik peserta didik. Anak usia TK perlu diberikan penanaman pembiasaan melalui kegiatan-kegiatan yang menarik. Seperti pada tayangan tersebut yaitu karcis parkir, sebagai salah satu cara menanamkan ketertiban dan keteraturan. Hanya guru sebaiknya tidak terlihat lebih dominan, tidak terlalu terlibat jauh dalam proses pembelajaran tersebut, hanya perlu mengarahkan saja.

Harimurti

32 Replies to “Menanamkan Ketertiban dan Keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir”

  1. Nama : Siti Halijah
    NIM : 858334286

    Menurut saya, video ini memberikan contoh yang menarik tentang bagaimana guru PAUD dapat mengajarkan ketertiban dan keteraturan kepada anak melalui kegiatan yang sederhana. Penggunaan kartu parkir untuk menyimpan dan mengambil mainan membuat anak belajar bahwa setiap mainan memiliki tempat dan harus dikembalikan setelah selesai digunakan.
    Saya melihat bahwa kegiatan tersebut tidak hanya membantu guru mengatur kelas, tetapi juga melatih anak untuk bertanggung jawab, disiplin, sabar menunggu giliran, dan menghargai barang milik teman. Dengan adanya aturan yang jelas, anak menjadi lebih mudah memahami apa yang harus dilakukan sehingga kegiatan bermain dapat berjalan lebih teratur dan tidak terjadi perebutan mainan.
    Menurut saya, cara seperti ini sesuai dengan karakteristik anak usia dini karena anak belajar melalui kegiatan yang nyata dan menyenangkan. Guru tidak hanya memberikan perintah seperti “jangan berebut” atau “rapikan mainan”, tetapi memberikan sistem yang dapat langsung dipraktikkan oleh anak. Hal ini membuat aturan lebih mudah dipahami.
    Sebagai calon/guru PAUD, saya dapat menerapkan kegiatan seperti ini di kelas dengan menggunakan kartu, gambar, atau tanda khusus untuk setiap tempat mainan. Anak juga dapat dilibatkan dalam membuat dan menggunakan aturan tersebut. Dengan demikian, anak secara perlahan terbiasa menjaga kerapian, mengikuti aturan, dan bertanggung jawab terhadap mainan yang digunakannya.
    Kesimpulan saya, video ini menunjukkan bahwa pembentukan sikap tertib pada anak tidak harus dilakukan dengan cara yang sulit. Melalui kegiatan bermain yang sederhana dan konsisten, guru dapat membantu anak belajar disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai aturan sejak usia dini.

  2. Nama: Diah Wulan Fitri
    NIM: 877718199
    UPBJJ: UT Yogyakarta

    Bismillah.
    Video tersebut menunjukkan bahwa sikap tertib dan teratur pada anak usia dini dapat ditanamkan melalui kegiatan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan karcis parkir. Melalui kegiatan ini, anak belajar mengikuti aturan, mengenali tanda atau nomor yang menjadi miliknya, menempatkan sesuatu pada tempat yang sesuai, serta bertanggung jawab terhadap barang yang digunakan.

    Saya memahami bahwa pembentukan disiplin pada anak tidak harus dilakukan dengan banyak larangan atau perintah, tetapi dapat melalui pembiasaan yang konkret dan menyenangkan. Kegiatan seperti ini membantu anak belajar menunggu giliran, mengikuti prosedur, mandiri, dan memahami pentingnya keteraturan dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply