92 Comments

Sinopsis

Program ini menceritakan tentang kejujuran pada anak usia dini. Dalam pembelajaran guru bercerita tentang anak yang jujur menggunakan buku cerita bergambar. Pada akhir cerita guru menanyakan pada siswa, siapa-siapa saja tokoh dalam cerita tersebut, isi akhir program guru menyimpulkan tentang anak yang jujur sehingga melalui cerita, tentang kejujuran, secara tidak langsung guru telah menanamkan kejujuran pada peserta didiknya

Drs. Sukiniarti, M.Pd.

  1. Cara guru membuka biasa pada umumnya, baik membacakan cerita, memberikan respon pada bacaan
  2. Strategi yang di gunakan cukup baik, bermain drama memerankantokoh2 di dalam buku cerita itu, dan akan lebih mengena ketika anakdilibatkan dalam cerita itu, sehingga pembelajaran tentang kejujuran lebih tepat sasaran.
  3. Ini bisa dilakukan untuk anak usia dini 4-6 tahun melalui
  4. Jika disesuaikan pada kurikulun K13 saat ini adanya tingkat pencapaian perkembangan anak usia 4-6 tahun. Atau yang sesuai dengankemampuan anak.

Evanigustiningtyas

92 Replies to “Menenamkan Kejujuran Anak Melalui Cerita Moral”

  1. Nama : Waryuni
    Nim : 858339364

    Video ini tentang Menanamkan Nilai Kejujuran.
    Dalam video tersebut ibu guru membacakan cerita kejujuran yang melekat pada kehidupan sehari-hari.
    Menurut saya cara guru sudah cukup menarik karena menggunakan buku cerita bergambar jadi anak mudah paham tentang perilaku jujur. Setelah bercerita guru juga mengajak anak menjawab pertanyaan tentang isi cerita sehingga anak ikut berfikir. Dan ada pertanyaan umpan balik untuk anak- anak siapa saja tokoh yang ada dalam cerita serta sikap yang jujur tentang siapa yang memecahkan gelas. Saya belajar bahwa cerita moral bisa jadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan kejujuran. Kedepannya saya ingin lebih sering pakai cerita dan menghubungkannya dengan kegiatan sehari-hari anak seperti saat menemukan barang milik teman atau saat mengakui kesalahan, agar anak tidak hanya tau arti jujur tapi juga mau menerapkannya.

    Demikian refleksi saya.
    Terimakasih.

  2. Kartina Darma Putri
    Nim : 856108926

    Video ini memberikan pembelajaran bagi saya bahwa penanaman nilai kejujuran pada anak PAUD sebaiknya dilakukan dengan cara yang menyenangkan, konkret, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Metode bercerita dapat menjadi salah satu media yang efektif untuk mengenalkan nilai moral, tetapi perlu diperkuat dengan keteladanan, pembiasaan, bermain peran, dan kegiatan sehari-hari. Sebagai pendidik PAUD, saya perlu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman agar anak berani berkata jujur serta memahami bahwa kejujuran merupakan bagian penting dalam kehidupan.

  3. Nama : Octiber Lindawati Hura
    NIM : 860241679
    Prodi : PGPAUD

    Menurut saya dari video tersebut diatas, kegiatan pembelajaran tentang kejujuran pada anak usia dini dilakukan melalui metode bercerita menggunakan buku cerita bergambar. Menurut saya, metode ini cukup efektif karena anak lebih mudah memahami nilai kejujuran melalui cerita dan tokoh yang dekat dengan kehidupan mereka.
    Guru tidak hanya menyampaikan pengertian kejujuran secara langsung, tetapi juga mengajak anak mengenali tokoh dan memahami isi cerita. Pertanyaan yang diberikan setelah cerita dapat melatih kemampuan anak dalam mengingat, memahami, dan mengungkapkan kembali isi cerita. Pada akhir kegiatan, guru memberikan kesimpulan sehingga anak memperoleh pemahaman bahwa berkata dan bertindak jujur merupakan perilaku yang baik.
    Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penanaman nilai moral pada anak dapat dilakukan secara menyenangkan dan tidak menggurui. Guru berperan penting sebagai pembimbing dengan memberikan contoh dan penguatan terhadap perilaku jujur. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan nilai kejujuran dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari anak, baik di sekolah maupun di rumah.

  4. ​Setelah menonton video tersebut, saya sangat setuju dengan metode pembelajaran yang diterapkan.
    ​Di era saat ini, ketidakjujuran terkesan sudah menjadi hal yang biasa dan dimaklumi di tengah masyarakat. Namun, melalui video tersebut, kita dapat melihat betapa pentingnya peran seorang guru dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran sejak dini kepada anak didik.
    ​Pendidikan karakter tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan moral dan integritas. Dengan mengajarkan dan membiasakan kejujuran sejak kecil, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berprinsip kokoh di masa depan. Terimakasih

  5. Zeligka Zilsilowati
    Nim: 877962881
    Prodi: PGPAUD Semester 4
    UPBJJ UT: Surabaya

    Refleksi diri:

    Media Cerita yang Efektif: Saya melihat bahwa penggunaan buku cerita bergambar adalah cara yang sangat tepat untuk mengajarkan nilai moral seperti kejujuran kepada anak-anak, karena mereka lebih mudah memahami pesan melalui visual dan alur cerita yang menarik.

    Peran Guru dalam Mengajak Aktif: Saya menilai langkah guru yang memberikan pertanyaan di akhir cerita mengenai siapa saja tokoh di dalamnya sangat baik untuk melatih daya ingat anak serta memastikan mereka menyimak dengan baik.

    Penanaman Nilai secara Halus: Saya sangat setuju bahwa penyimpulan isi cerita oleh guru di akhir sesi menjadi cara tersirat yang efektif untuk menanamkan karakter jujur tanpa harus menggurui secara langsung.

    Menurut saya, metode bercerita ini adalah salah satu cara terbaik bagi saya sebagai pendidik untuk membentuk karakter anak usia dini agar terbiasa jujur sejak kecil melalui pendekatan yang menyenangkan.

Leave a Reply