30 Comments

Sinopsis

Ilustrasi dalam video ini menggambarkan upaya guru dalam menanamkan disiplin pada anak. Hal ini penting, karena pada masa usia dini anak masih belum memahami arti disiplin dan masih bersifat egosentris. Dalam tayangan, tampak beberapa anak yang menyerobot antrian atau berebut saat hendak bermain di area permainan. Upaya yang dilakukan guru dalam video ini adalah dengan memberi penghargaan baik yang bersifat verbal seperti ucapan” hebat”, “kamu pintar” dan juga non verbal seperti “mengacungkan ibu jari”, “mengusap kepala dan bahu anak”, dan “tepuk tangan”.

Sri Tatminingsih

Dalam tayangan video ini, para pengunjung dapat memperoleh beberapa
tips yang bisa dengan mudah dilakukan untuk memberi penguatan perilaku
dengan pemberian pujian, baik secara verbal ataupun ditambahkan dengan
adanya bahasa tubuh tertentu yang dilakukan oleh guru.

Secara umum tayangan ini sudah menerangkan dengan jelas fungsi dan cara pemberian penguatan melalui pujian pada anak didik.

Pemberian pujian hingga saat ini memang sangat diperlukan, dan merupakan keterampilan yang harus dikuasai guru.

Pemberian pujian yang tepat akan mengakibatkan sikap positif pada
anak didik semakin bertambah, hal tersebut berlaku pada semua anak didik
bagaimanapun karakteristik mereka sebagai individu.

Wing Hanyom Sari

30 Replies to “Pemberian Hadiah “Praise””

  1. Nama : Melati May Pratiwi
    Nim : 860285813

    Menurut saya video tersebut memberikan gambaran bahwa mengajarkan disiplin pada anak usia dini perlu dilakukan dengan cara yang sabar dan menyenangkan. Anak masih dalam tahap belajar memahami aturan, sehingga guru tidak hanya memberikan teguran, tapi juga memberi penghargaan ketika anak berperilaku baik. Pujian seperti “hebat” “kamu pintar” dan tepuk tangan atau acungan jempol, dapat membuat anak merasa dihargai dan termotivasi untuk mengulangi perilaku positif

    Refleksi:
    Dari video ini saya belajar bahwa sebagai guru PAUD, kita perlu memberikan contoh, membimbing anak untuk belajar antre, berbagi, dan menunggu giliran. Disiplin sebaiknya ditanamkan secara bertahap melalui pembiasaan dan penguatan positif, bukan dengan paksaan. Dalam praktik mengajar, saya akan berusaha lebih sabar dan konsisten dalam membimbing anak agar mereka terbiasa mengikuti aturan dengan kesadaran dan perasaan senang.

  2. SITI AMINAH
    877799521

    Setelah menyaksikan video “Pemberian Hadiah “Praise””, saya mengamati bahwa perilaku guru terhadap siswanya membuat saya terkesan karena guru melakukan pujian dan apresiasi terhadap anak-anaknya dengan sepenuh hati, sehingga keadaan kelas yang sebelumnya tidak tertib dapat kembali kondusif. Ternyata tidak memberikan pujian tidak hanya meningkatkan rasa percaya diri anak dan membuatnya senang, tetapi juga membuat guru dapat mengendalikan kondisi kelas menjadi menyenangkan tanpa menguras energi yang berarti atau mengeluarkan suara keras.

  3. Maaf ijin saya mufattiah Nim 877689858 menganalisis dari vidio di atas Pemberiah Hadiah”Praise” untuk anak
    setelah saya amati vidio di atas ketika anak-anak susah mengikuti aturan atau untuk disiplin maka guru melakukan pujian atau memberikan penghargaan yang tidak harus berupa benda dapat juga berupa senyuman,tepuk tangan,Tepukan pada pundak anak,atau ungkapan “kamu hebat” karena dengan pemberian praise seperti itu anak akan merasa di hargai,termotivasi dan senang sehingga anak berusaha terus untuk disiplin atau mengikuti aturan untuk mendapat pujian dari guru.
    Dalam pemberian reward /pujian guru juga perlu memperhatikan bahwa setiap anak memiliki karater yang berbeda,sebaiknya pemberian reward diberikan berdasarkan proses,usaha,sikap positif dan perkembangan anak .

Leave a Reply