15 Comments

Sinopsis

Program video ini berisi gambaran upaya seorang guru yang berusaha membuat siswa-siswanya menyukai pelajaran matematika dan tidak lagi bermalas-malasan utuk belajar matematika. Dalam program ini guru menggunakan narasumber dari berbagai profesi untuk menjelaskan mafaat dan asyiknya belajar matematika.

Mulyadi

Cerita dalam video itu cukup menarik, walaupun hanya sekilas bahwa seorang arsitek yang menyatakan bahwa matematika itu sangat bagi seorang arsitek dengan harapan bahwa matematika menjadi disenangi siswa.

Prof. Dr. Wahyudin (UPI Bandung)

Alasan siswa tidak menyukai pembelajaran matematika dalam tayangan tersebut “mungkin” dikarenakan guru tidak menggunakan alat peraga dalam mengajar matematika. Hal tersebut dimungkinkan karena mengajar matematika di kelas rendah harus menggunakan alat peraga. Selain untuk menarik perhatian siswa, alat peraga juga sangat berguna untuk membantu siswa dalam memahami konsep abstrak .

Dengan menghadirkan seorang arsitek dalam kelas tentunya menambah motivasi siswa mempelajari matematika. Arsitek memang tepat dijadikan contoh profesi yang berkaitan dengan bangun ruang. Profesi ini membutuhkan pemahaman yang baik konsep bangun ruang serta ketelitian yang tinggi dalam menghitung luar volume suatu bangun ruang pada saat merancang suatu bangunan.

Ade Kaesih (Guru SDN Malangbong Cimalaka)

===============
  1. Dalam membuka, mengisi dan menutup pembelajaran sudah cukup baik. Hanya tidak ada sapa pada siswa agar menciptakan suasana yang nyaman, tidak langsung pada penyampaian materi.
  2. Penggunaan strategi metode masih ceramah.
  3. Media kurang evaluasi/kesimpulan tidak melibatkan siswa.
  4. Kesesuaian sudah, Masih teacher center.

Etty Misawati 

15 Replies to “Siswa Tidak Menyukai Pelajaran Matematika”

  1. Saya setuju bahwa salah satu penyebab siswa kurang menyukai matematika adalah karena pembelajaran yang diberikan belum cukup menarik dan belum sesuai dengan karakteristik siswa, terutama di kelas rendah. Penggunaan alat peraga sangat penting karena dapat membantu siswa memahami konsep-konsep matematika yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami. Selain itu, alat peraga juga dapat meningkatkan minat serta perhatian siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
    Kehadiran seorang arsitek sebagai narasumber merupakan langkah yang tepat untuk menunjukkan bahwa matematika memiliki manfaat nyata dalam kehidupan dan dunia kerja. Dengan mengetahui bahwa profesi tertentu membutuhkan kemampuan matematika, siswa dapat lebih termotivasi untuk belajar karena memahami tujuan dan manfaat dari materi yang dipelajari.
    Program video ini memberikan gambaran yang baik tentang upaya guru dalam menciptakan pembelajaran matematika yang menyenangkan. Melalui penggunaan alat peraga dan keterlibatan narasumber dari berbagai profesi, siswa dapat melihat bahwa matematika bukan hanya sekadar pelajaran di sekolah, tetapi juga keterampilan yang berguna untuk masa depan mereka. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual seperti ini perlu terus dikembangkan agar siswa semakin tertarik dan termotivasi untuk belajar matematika.

  2. Nama : Arizka Indah Fitriyani
    Nim : 856856925
    Izin menanggapi vidio pembelajaran diatas
    Berdasarkan vidio yang telat saya lihat/nonton mengenai upaya seorang guru yang berusaha membuat siswa-siswanya menyukai pembelajaran matematika dan tidak lagi bermalas-malasan untuk belajar matematika.
    Menurut saya, kelebihan dari vidio tersebut adalah pembelajaran matematika dibuat lebih menarik karena guru menghubungkan materi dengan kehidupan nyata. Guru menghadirkan seorang arsitek sebagai narasumber sehingga siswa dapat mengetahui secara langsung bahwa matematika sangat dibutuhkan dalam pekerjaan sehari-hari. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan motivasi siswa karena mereka dapat menghubungkan pembelajaran matematika dengan cita-cita mereka. Pembelajaran juga tidak hanya dilakukan dengan mendengarkan penjelasan, tetapi siswa diberikan kegiatan untuk membuat bangun ruang seperti kubus, balok, dan limas.
    Sedangkan kekurangannya, kegiatan pembelajaran dalam vidio tersebut masih lebih banyak berupa penjelasan dari guru dan narasumber sehingga interaksi siswa masih kurang. Siswa seharusnya bisa diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, atau melakukan kegiatan secara langsung dengan narasumber. Materi bangun ruang juga belum dijelaskan secara mendalam karena setelah penjelasan siswa langsung diminta membuat gambar bangun ruang. Selain itu, contoh penggunaan matematika yang diberikan lebih berfokus pada profesi arsitek, padahal matematika sebenarnya dapat digunakan dalam berbagai pekerjaan dan kegiatan sehari-hari lainnya. Tujuan pembelajaran juga belum disampaikan secara jelas sehingga hasil belajar yang ingin dicapai siswa masih kurang terlihat.
    Terimakasih.

  3. Nama : Puput Choerunisa
    NIM : 857992041

    Izin memberikan hasil analisis dari video diatas
    Video berjudul “Siswa Tidak Menyukai Pelajaran Matematika” ini mengangkat persoalan mendasar di dunia pendidikan, yaitu mengapa banyak siswa Sekolah Dasar menganggap matematika sebagai pelajaran yang menakutkan, membosankan, dan sulit dipahami. Masalah ini bukan semata karena kemampuan siswa yang kurang, melainkan tumbuh dari gabungan faktor internal maupun eksternal: secara internal, siswa mengalami kecemasan berhadapan dengan angka, merasa tidak berbakat, serta belum menguasai keterampilan dasar berhitung sehingga setiap langkah terasa berat dan membebani; secara eksternal, metode pembelajaran yang sering bersifat satu arah, berpusat pada hafalan rumus tanpa pemahaman maknanya, serta kurang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari membuat siswa tidak melihat manfaatnya. Ditambah lagi, tekanan nilai, ketakutan disalahkan saat keliru, hingga pandangan lingkungan bahwa matematika memang “pelajaran yang sulit” memperkuat sikap menghindar sejak dini. Akibatnya, rasa tidak suka yang tumbuh di awal bukanlah tanda ketidakmampuan bawaan, melainkan sinyal bahwa pembelajaran perlu diubah — dari yang menekankan kecepatan dan hafalan menjadi pendekatan yang bermakna, menggunakan alat peraga, permainan, serta menghubungkan materi dengan pengalaman nyata anak, sehingga matematika tidak lagi menjadi momok yang ditakuti, melainkan kegiatan berpikir yang dapat dipahami, dinikmati, dan dirasakan kegunaannya.

    Terimakasih

  4. Assalamualaikum wr wb,
    Tanggapan dan Pendapat Pribadi saya
    Setelah saya mengamati video tersebut, menurut saya video ini cukup menarik dan memberikan pembelajaran yang positif. Video tersebut menunjukkan bagaimana seorang guru berusaha membuat siswa lebih menyukai pelajaran matematika dan tidak menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit atau membosankan.
    Menurut pendapat saya, cara guru menghadirkan narasumber dari berbagai profesi juga sangat bagus. Siswa dapat mengetahui bahwa matematika ternyata banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan berbagai jenis pekerjaan. Dengan begitu, siswa bisa memahami bahwa belajar matematika bukan hanya untuk mendapatkan nilai di sekolah, tetapi juga memiliki manfaat untuk kehidupan mereka di masa depan.
    Saya juga belajar bahwa sebagai seorang guru, kita harus bisa mencari cara pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Guru tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga perlu memberikan motivasi agar siswa memiliki semangat untuk belajar.
    Kesimpulan:
    Menurut saya, video ini memberikan pelajaran bahwa matematika sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Guru mempunyai peran penting dalam membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan sehingga siswa tidak merasa takut atau malas belajar matematika.

  5. sintia luinski
    877619504

    Permasalahan siswa yang tidak menyukai pelajaran matematika perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat disebabkan oleh anggapan bahwa matematika sulit, pembelajaran yang kurang menarik, atau siswa kurang memahami materi dasar. Guru dapat mengatasinya dengan menggunakan metode pembelajaran yang menyenangkan, permainan matematika, media konkret, serta memberikan contoh yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari agar siswa lebih tertarik dan percaya diri dalam belajar matematika.

Leave a Reply