270 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan upaya seorang guru Taman Kanak-kanak dalam mengatasi anak yang sulit mengenal konsep bilangan. Upaya guru tersebut antara lain: mengajak anak untuk membilang dengan permainan dan lagu dan atau tepuk; membuat alat peraga permainan konsep bilangan kemudian anak diminta meletakkan sejumlah benda sesuai lambang bilangan tersebut; memberikan tugas berupa lembar kerja memasangkan benda sesuai lambang bilangannya atau melingkari benda sesuai lambang bilangannya; dan mengulas kembali hasil karya anak yang paling baik serta memberikan penguatan kepada anak yang hasil karyanya baik berupa pemberian stempel bintang di tangannya.

Netti Hernawati

Dalam membuka pelajaran guru bagus dalam mengkaitkan dengan materi yang lalu dengan mengutarakan akan melakukan permainan dengan bola.

Guru mengutarakan bahwa pelaksanaan permainan didalam kelas sambil berhitung untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak.

Menyuruh anak mengambil bola dalam kranjang dan menghitung, akan lebih baik lagi jika yang menghitung anak sendiri sambil ditunjukan pada teman-temannya.

Sayang guru dalam memilih anak yang mengambil bola hanya anak perempuan sebaiknya juga anak laki-laki sehingga ada variasi dan tidak merasa dikesampingkan.

Guru dalam menggunakan tehnik pengenalan konsep bilangan bagus dengan melakukan bernyanyi bersama dengan alat peraga badan sendiri.

Tehnik yang digunakan guru cukup memperhatikan perkembangan anak dengan alat peraga yang ada disekitar anak.

Penanaman konsep yang dilakukan guru dengan menggunakan LKS yaitu ada gambar yang dibawahnya ada angka anak disuruh melinghkari sesuai dengan jumlah gambar yang ada yang dilakukan anak secara mandiri .

Secara umum pelaksanaan pembelajaran bagus sesuai dengan materi yang disampaikan guru .

Perbaikan yang diusulkan adalah peraga yang nyata atau tiruan yang beraneka ragam digunakan guru untuk menyampaikan konsep bilangan dan memberikan penilaian pada  anak  .

Memberikan penghargaan bagi anak yang menang dengan memberikan stempel di tangan kanan dan kiri.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan guru tidak bisa ditampilkan dalam vidio secara lengkap seperti penilaian guru.

Dra. Aini Indriasih, M.Pd (Semarang)

Secara umum, tayangan video cukup menarik. Memperlihatkan sebuah pemecahan masalah tentang bagaimana mengenalkan konsep bilangan yang menyenangkan kepada anak anak. Penggunaan strategi, metode dan evaluasi pembelajaran sudah terlihat jelas. Guru menggunakan benda-benda konkrit , dimana hal tersebut sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik, dimana anak-anak TK lebih tertarik dengan hal-hal yang bersifat konkrit. Tetapi guru masih terlihat lebih dominan dalam mencapai keberhasilan dalam pembelajaran materi tersebut.

Evanigustiningtyas

270 Replies to “Sulit Mengenal Konsep Bilangan”

  1. Setelah menyimak video, anak lebih tertarik dan senang apabila melakukan kegiatan berhitung dengan menggunakan benda yang konkret dibandingkan dengan menulis simbol yang ada di papan tulis. Cara guru saat menangani anak yang keliru dalam mengambil bola dalam video tersebut guru tidak langsung menyalahkan, melainkan dengan mengajak mengevaluasi dengan menambah bola supaya jumlah bola sesuai dengan apa yang diperintahkan. Selain menggunakan benda konkret huruf juga mengajak anak untuk menghitung gambar-gambar yang disukai anak PAUD.

  2. Nama : Nazwa Mutazah
    NIM : 877328847
    UT Daerah : UPBJJ UT JEMBER

    Berdasarkan video tersebut, langkah-langkah kreatif yang ditempuh oleh guru Taman Kanak-kanak tersebut merupakan teladan yang sangat baik dalam menciptakan pembelajaran matematika yang bermakna (meaningful learning), mengingat mengenalkan konsep bilangan pada anak usia dini sering kali menjadi tantangan tersendiri akibat sifat berpikir mereka yang masih berada pada tahap pra-operasional (konkret). Oleh karena itu, pendekatan yang diterapkan telah selaras dengan karakteristik psikologis dan tahap perkembangan kognitif anak, di mana strategi pertama dimulai melalui pendekatan multisensorik lewat permainan, lagu, dan tepuk untuk mengenalkan angka secara menyenangkan sekaligus membangun memori jangka panjang anak tanpa rasa terbebani. Dalam video tersebut, guru mengajak anak-anak untuk menghitung suatu gambar dan melingkari angka sesuai dengan jumlah gambar tersebut menggunakan lembar kerja, agar anak dapat menghubungkan konsep jumlah dengan simbol angka secara langsung serta melatih ketelitian dan konsentrasi mandiri. Hal tersebut sangat bermanfaat untuk mengembangkan perkembangan Kognitif pada anak. Tidak kalah penting, guru juga memberikan penguatan positif berupa stempel bintang dan apresiasi bagi anak yang mampu mengenal konsep bilangan dengan baik, yang berdampak luar biasa bagi psikologis anak untuk menumbuhkan rasa bangga, mendongkrak kepercayaan diri, serta memotivasi semangat belajar mereka. Secara keseluruhan, strategi pembelajaran tersebut sangat ideal dan berpusat pada anak, sehingga berhasil mengubah materi matematika yang abstrak menjadi pengalaman bermain edukatif yang mudah dikuasai, menggembirakan, dan bermakna.

  3. Dari kegiatan pembelajaran, saya menyadari bahwa anak yang masih kesulitan mengenal konsep bilangan membutuhkan pembelajaran yang konkret, menyenangkan, dan dilakukan secara bertahap. Kegiatan mengambil bola sesuai jumlah yang diperintahkan membantu anak menghubungkan lambang bilangan dengan jumlah benda secara langsung. Kegiatan bernyanyi, berhitung, dan tepuk juga membuat anak lebih tertarik dan mudah mengingat urutan bilangan.

    Pemberian lembar kerja membantu guru mengetahui sejauh mana anak mampu memasangkan lambang bilangan dengan jumlah benda. Saya juga memberikan penguatan berupa pujian dan stempel bintang agar anak lebih percaya diri dan termotivasi. Ke depannya, saya akan memberikan lebih banyak kegiatan bermain menggunakan benda nyata, dan saya akan tambahkan respon anak selama kegiatan serta pendampingan secara individual bagi anak yang masih mengalami kesulitan dalam mengenal konsep bilangan.

  4. Izin mengomentari terkait video tersebut..

    Nama : Nazwa Mutazah
    NIM : 877328847
    UT Daerah : UPBJJ UT JEMBER

    Berdasarkan video tersebut, langkah-langkah kreatif yang ditempuh oleh guru Taman Kanak-kanak tersebut merupakan teladan yang sangat baik dalam menciptakan pembelajaran matematika yang bermakna (meaningful learning), mengingat mengenalkan konsep bilangan pada anak usia dini sering kali menjadi tantangan tersendiri akibat sifat berpikir mereka yang masih berada pada tahap pra-operasional (konkret). Oleh karena itu, pendekatan yang diterapkan telah selaras dengan karakteristik psikologis dan tahap perkembangan kognitif anak, di mana strategi pertama dimulai melalui pendekatan multisensorik lewat permainan, lagu, dan tepuk untuk mengenalkan angka secara menyenangkan sekaligus membangun memori jangka panjang anak tanpa rasa terbebani. Selanjutnya, guru mengajak anak-anak untuk menghitung suatu gambar dan melingkari angka sesuai dengan jumlah gambar tersebut menggunakan lembar kerja, agar anak dapat menghubungkan konsep jumlah dengan simbol angka secara langsung serta melatih ketelitian dan konsentrasi mandiri. Hal tersebut sangat bermanfaat untuk mengembangkan perkembangan Kognitif pada anak.Tidak kalah penting, guru juga memberikan penguatan positif berupa stempel bintang dan apresiasi bagi anak yang mampu mengenal konsep bilangan dengan baik, yang berdampak luar biasa bagi psikologis anak untuk menumbuhkan rasa bangga, mendongkrak kepercayaan diri, serta memotivasi semangat belajar mereka. Secara keseluruhan, strategi pembelajaran tersebut sangat ideal dan berpusat pada anak, sehingga berhasil mengubah materi matematika yang abstrak menjadi pengalaman bermain edukatif yang mudah dikuasai, menggembirakan, dan bermakna.

  5. Marlinah
    23 September 2026 at 21.20

    Setelah menonton GPO vidio tentang “mengenal Konsep Bilangan” pada kegiatan pembelajaran ini anak membutuhkan kegiatan yang menyenangkan seperti bernyanyi, bertepuk tangan dan bermain dengan benda konkrit dengan mengambil bola sesuai dengan jumlah bilangan yang di perintahkan.
    di sini juga guru memberikan apresiasi pada anak yang telah melakukan kegiatan dengan benar, guru pun memberikan motifasi pada anak yang belum bisa melakukan dengan tepat.
    Selain itu juga guru memberikan kegitan kerja yang menguatkan guru mengetahui sejauh mana anak paham dan mengerti memasangkan angka sesuai dengan jumlah benda. Dan pemberian bintang dapat membuat anak lebih percaya diri.

Leave a Reply