254 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan upaya seorang guru Taman kanak-kanak untuk mengatasi anak yang sulit berimajinasi pada saat menggambar. Strategi yang diterapkan guru tersebut anatara lain: memberikan kebebasan kepada anak untuk menggambar sesuatu sesuai dengan minat anak, mengajak anak keluar kelas, kemudian meminta anak untuk bercerita dan menggambarkan apa yang ditemukan di lapangan.

Badru Zaman

Secara umum tujuan tayangan video dalam pembelajaran sudah tercapai, yaitu menggambarkan kondisi anak yang sulit berimajinasi ketika diminta guru untuk menggambar serta alternatif pemecahan masalahnya. Kesulitan anak berimajinasi ini muncul terutama ketika guru terlebih dahulu memberikan contoh gambar kepada anak. Anak cenderung meniru apa yang digambar oleh guru.

Berdasarkan tayangan video, kegiatan yang dilakukan oleh guru terpotong (langsung kegiatan guru memberikan contoh gambar pada anak); sehingga tidak terlihat kegiatan pembukaan yang dilakukan oleh guru.

Pendekatan atau strategi yang digunakan oleh guru untuk mengatasi permasalahan anak tersebut sudah tepat, yaitu meminta anak untuk melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga anak dapat menggambar sesuai apa yang dilihatnya.Usulan perbaikan: sebaiknya ditambahkan sedikit teori tentang tahapan perkembangan kognitif anak, khususnya mengenai tahap imitasi (meniru), sehingga penyampaian permasalahan dapat lebih diperkaya.

Della Raymena Jovanka, S.Pd., M.Si.

Secara keseluruhan dalam tayangan video pembelajaran, guru mengajak anak-anak didiknya untuk melakukan kegiatan menggambar bebas serta anak diberi kebebasan untuk menuangkan ide-ide cemerlangnya namun dalam isi bembelajaran anak anak anak menemukan hambatan untuk mengambar, agar anak anak dapat menuangkan ide ide cemerlang guru mengajak anak didik untuk melihat benda –benda yang ada disekitar sekolah dengan begitu anak didik dapat langsung melihat media yang akan dituangkan lewat menggambar sesuai tingkat perkembangan anak didik dan kegiatan pembelajaran menggambar bebas sesuai kurikulum yang berlaku.

254 Replies to “Anak Sulit Berimajinasi saat Menggambar

  1. Assalamualaikum.wr.wb
    Nama: Novita
    Nim : 860094771
    Video tentang anak sulit berimajinasi saat menggambar
    Analisis masalah anak sulit berimajinasi saat anak menggambar masalah buka pada anak tetapi faktor lingkungan dan pengalaman dan lingkungan.
    Adanya faktor
    -takut disalahin oleh guru
    -tahap perlembangan nya memang belum pas umurnya untuk mengikuti gambar dari guru
    penjelasan nya :
    imajinasi hasil dari memori anak kalau anak jarang melihat kebun binatang
    pernah dikomentari oleh gurunya dengan bilang warnanya salah
    anak usia 3 tahunitu fasenya mencoret bebas

    Refleksi guru yang harus saya ubah :
    cara kita memberikan gambaran kepada anak2 saya kasih contoh dipapan tulis dan anak menurut imajinasinya mau menggambar apa yang ada dalam pikirannya dan dibillangi ke anak mau buat matahari atau bulan dan apa saja yang penting ada digambarnya
    Kesimpulan anak yang kurang pengalaman nyata.jarang main sesama teman otaknya kosong, solusinya saya harus memberikan pancingan kepada anak tersebut atau kasih coretan abstrak dan diberikan kata anak hebat walaupun yang digambar tidak sesuai apa yang diharapkan jadi anak akan termotiasi

  2. -Imajinasi tidak muncul dari ruang hampa. Bagi anak usia dini, imajinasi sangat bergantung pada pengalaman sensorik. Dengan melihat, menyentuh, dan mendengar langsung hal-hal di lapangan (pohon, serangga, awan), anak mendapatkan “bahan baku” untuk dituangkan ke dalam kertas.
    -Meminta anak bercerita sebelum atau saat menggambar berfungsi untuk mengorganisir pikiran mereka. Seringkali, apa yang tidak mampu mereka goreskan secara visual, dapat mereka jelaskan secara lisan, yang kemudian memperkuat koneksi saraf untuk mulai menggambar.

  3. Nama :Rara Nolla Nim :858198779 Assalamu’alaikum wr.wb Refleksi : Anak PAUD yang kesulitan berimajinasi dalama kegiatan menggambar biasanya terjadi karena hambatan kognitif atau kurangnya referensi visual, atau hal-hal yang mereka lihat. Dalam video tersebut guru tersebut mengajak anak- anak untuk melihat hal-hal sekitar, agar tidak semua anak menggambar hal yang sama seperti sebelum atau meniru teman di sebelahnya. guru tersebut mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Menganalisis video tersebut, kurangnya stimulasi, atau imajinas anak yanah tidak muncul, jarang di ajk bercerita, berdiskusi atau terpaku sendiri, akan cenderung memiliki visual yang terbatas dalam otaknya. Anak punya ide, tapi takut hasilnya tidak mirip dengan aslinya, hal ini membuat anak tidak berani berimajinasi bebas. Jika instruksi guru selalu sama,atau menampilkan visual yang sama, anak juga akan mengingat hal itu terus menerus, maka saat diminta menggambar pola bebas, anak akan terkunci pada pola atau gambar yang pernah di ajarkan sebelumnya. Terima kasih.

  4. Nama : Tarrisa Firlana Alumma
    NIM : 877309395

    Dari video diatas saya jadi tahu cara menghadapi situasi jika anak sulit dalam berimajinasi yaitu memberi contoh gambar oleh guru jika anak masih binggung untuk menggambar, memberikan stimulus terbuka pada anak seperti mengajak anak melihat lingkungan untuk menunjang imajinasi untuk menggambar, dan menurut saya jangan memberikan anak contoh gambar yang spesifik karna akan membuat anak sulit berimjinasi. Selalu apresiasi dalam proses anak menggambar bukan hanya hasilnya, dan memberikan kebebasan eksplorasi alat dan warna untuk anak. Sekian beberapa hal yang saya petik dari video diatas

  5. NAMA : FIKRIANI SAFITRI
    NIM : 860082587

    setelah saya menonton video diatas jadi disini saya dapat mengetahui cara menhetahui untuk mencari ide dan cara mambuat anak berimajinasi, dalam belajar seperti menggambar yang terdapat pada video diatas.

Komentar