Sinopsis
Program ini menggambarkan seorang guru Taman Kanak-kanak yang sedang menangani anak yang tidak percaya diri atas hasil belajarnya. Tampak bahwa guru itu berupaya mendekati anak. Guru memberikan penguatan dengan cara memotivasi anak, menanyakan kepada anak jika masih ragu atau tak mengerti atas tugasnya, memberikan motivasi pada kreativitas anak dengan cara meminta anak untuk melakukan pilihan aktivitas lain yang dapat dilakukan, memberikan saran untuk menggambar sesuatu yang disukai anak yang masih berhubungan dengan tema awal dan mengeksplorasi hal lain yang bisa dibuat terkait dengan tema menggambar yang sedang ditugaskan kepada anak.
Dwi Astuti
-
-
Dalam tayangan tersebut, kegiatan belajar mengajar dalam sebuah kelas sudah terlihat jelas. Strategi, pendekatan dan metode pembelajaran sudah bagus, guru aktif memberi motivasi dan stimulasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam melakukan sesuatu. Media yang dipergunakan sebaiknya lebih diperkaya. Dan di akhir pembelajaran, evaluasi perlu ditambahkan untuk lebih menumbuhkan rasa percaya diri anak anak, dengan memberikan kesempatan anak bercerita tentang hasil karya yang dibuatnya sendiri.
Harimurti
104 Replies to “Anak Tidak Percaya Diri”
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
Nama: Vivi Cahya Labitra
NIM: 877821709
Assalamualaikum Wr. Wb. dan salam sejahtera untuk kita semua.
Yth. Tutor dan rekan-rekan mahasiswa, izin memberikan tanggapan terkait tayangan video pembelajaran PAUD11 Anak Tidak Percaya Diri.
Video pembelajaran ini sangat relevan dengan realitas di kelas PAUD. Anak yang kurang percaya diri dengan karya sendiri kerap dinilai pemalu, padahal mereka hanya butuh pendampingan yang tepat. Pendekatan guru di video seperti mengapresiasi proses, mengajak anak bercerita tentang gambarnya, dan memberi ruang eksplorasi sangat inspiratif. Hal ini membuktikan bahwa peran guru bukan sekadar mengajar materi, melainkan juga membangun self-esteem dan keberanian anak tanpa takut salah.
Video ini menjadi refleksi berharga bagi saya sebagai pendidik untuk selalu sabar, tidak membandingkan anak, dan menciptakan suasana belajar yang aman.
Assalamualaikum
Nama saya Vina Yuni lestari
Nim 856533462
Menurut saya di video ini menggambarkan praktik baik (best practice) dalam membangun efikasi diri (rasa percaya diri untuk sukses) pada anak usia dini. Guru berhasil mengubah momen frustrasi anak menjadi peluang eksplorasi yang aman dan menyenangkan, tanpa menghilangkan esensi dari tema pembelajaran hari itu.
Assalamu’alaikum Warahmmatullahi Wabarakatuh
Nama : Wahyuni
NIM : 857894706
Prodi : PGPAUD
UPBJJ : UT Surakarta
Bismillahirrahmanirrahim… izin menanggapi Vidio seri pembelajaran yang berjudul anak tidak percaya diri.
Menurut saya, penanganan yang ditunjukkan oleh guru dalam vidio ini sngat inspiratif dan memberikan gambaran jelas tentang cara membimbing anak yang ragu tau cemas terhadap hasil belajarnya.
ada beberapa poin penting yang menarik dari vidio ini antara lain :
1, pendekatan personal yang hangat dengan cara guru tidak menghakimi atau memberi nilai buruk, melainkan mendatangi dan mengajak anak berbincang secara lembut untuk memahami kesulitannya,
2.Guru terus memberikan penguatan, motivasi ,semangat dan mengapresiasi setiap usaha anak. Hal ini akan membuat anak merasa dihargai prosesnya, bukan hanya hasil akhirnya saja.
3. memberikan kebebasan berkreasi kepada anak untuk memilih aktivitas atau menggambar lainnya yang mereka sukai sesuai tema, sehingga imajinasi dan rasa nyaman anak tetap terjaga.
4. mendorong eksplorasi diri dengan cara memberikan saran dan pertanyaan pemantik, guru membantu anak menemukan ide baru tanpa paksaan, sehingga kepercayaan diri anak tumbuh secara alami.
Vidio ini merefleksikan bahwa membangun rasa percaya diri pada anak usia dini membutuhkan kesabaran, penghargaan terhadap proses serta ruang bagi anak anak untuk mengekspresikan dirinya tanpa takut salah.
sekian tanggapan dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Yunis Setyowati
NIM : 860222314
Prodi : PG PAUD
Dari tayangan video diatas menurut saya anak yang tidak percaya diri adalah anak yang merasa ragu terhadap kemampuan dirinya sehingga cenderung takut mencoba,malu berbicara ,enggan tampil di depan teman atau selalu membutuhkan bantuan orang lain.
Disini peran seorang guru sangat dibutuhkan untuk memberikan dukungan dan motivasi,apresiasi,kesempatan untuk mencoba serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan agar anak berani berkomunikasi,berinteraksi dan menunjukkan kemampuannya.
Demikian tanggapan dari saya .Terima kasih
Assalamu’alaikum wr.wb
Selamat siang rekan-rekan sejawat dan Bapak/Ibu Tutor. terkait tayangan tentang anak tidak percaya diri (ragu), saya terinspirasi dengan cara guru tersebut menangani siswanya. anak yang takut menggambar biasanya merasa cemas karyanya akan dinilai “salah” atau “jelek”. pendekatan guru yang secara spontan memberikan kebebasan penuh (“mas mau atau gambar apa? boleh gambar bunga”) adalah solusi yang sangat tepat dan child-centered.
Tindakan ini langsung meruntuhkan rasa takut salah pada anak. ke depannya, guru mungkin bisa menambahkan pemanasan (ice breaking) sebelum kegiatan atau menggunakan media yang lebih luwes seperti finger painting (cat air) agar anak yang kaku atau takut salah bisa lebih bebas berekspresi tanpa beban. Terimakasih
Wassalamu’alaikum wr.wb