Sinopsis
Program ini menggambarkan seorang guru Taman Kanak-kanak yang sedang menangani anak yang tidak percaya diri atas hasil belajarnya. Tampak bahwa guru itu berupaya mendekati anak. Guru memberikan penguatan dengan cara memotivasi anak, menanyakan kepada anak jika masih ragu atau tak mengerti atas tugasnya, memberikan motivasi pada kreativitas anak dengan cara meminta anak untuk melakukan pilihan aktivitas lain yang dapat dilakukan, memberikan saran untuk menggambar sesuatu yang disukai anak yang masih berhubungan dengan tema awal dan mengeksplorasi hal lain yang bisa dibuat terkait dengan tema menggambar yang sedang ditugaskan kepada anak.
Dwi Astuti
-
-
Dalam tayangan tersebut, kegiatan belajar mengajar dalam sebuah kelas sudah terlihat jelas. Strategi, pendekatan dan metode pembelajaran sudah bagus, guru aktif memberi motivasi dan stimulasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam melakukan sesuatu. Media yang dipergunakan sebaiknya lebih diperkaya. Dan di akhir pembelajaran, evaluasi perlu ditambahkan untuk lebih menumbuhkan rasa percaya diri anak anak, dengan memberikan kesempatan anak bercerita tentang hasil karya yang dibuatnya sendiri.
Harimurti
68 Replies to “Anak Tidak Percaya Diri”
Komentar Cancel reply
Anda harus login untuk memberikan komentar.
Nama : Aidha Rahmi. Y
NIM : 877548097
UPBJJ Padang
Pada video ini, diperlihatkan anak yang yidak atau kurang percaya diri dengan hasil belajarnya. Dari video ini, kita sebagai calon guru memperoleh pengetahuan tentang metode atau cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi anak yang kurang percaya diri dengan hasil karyanya seperti :
1. Bertanya kepada anak tentang kesulitan yang mereka hadapi
2. Memberi saran kepada anak untuk menggambar hal yang mereka sukai walaupun diluar tema pembelajaran
3. Memotivasi anak untuk melakukan kegiatan secara mandiri dengan membantu sedikit di bagian yang paling sulit
4. Menghargai proses yang telah dilakukan anak, bukan hanya pada hasil akhir
5. Memamerkan hasil karya anak di papan hasil karya
6. Untuk mengurangi kecemasan performa pada anak, guru dapat menormalisasikan kesalahan sebagai bagian dari belajar
7. Berikan kebebasan dalam memilih kepada anak seperti ketika akan mewarnai apakah anak akan menggunakan pensil warna atau spidol, karena akan akan membantu anak merasa kompeten dan lebih bertanggung jawab atas hasil pilihannya
8. Menggunakan media belajar yang lebih bervariasi seperti jika anak kurang percaya diri dengan hasil karya di atas kertas, maka guru dapat mengajak anak menulis di atas pasir, tepung atau menggunakan playdough
Terimakasih
Nama : Ni Kadek Yuli Listya Dewi
NIM : 859048005
UPBJJ : Denpasar
Analisis :
Dari tayangan video tersebut memperlihatkan proses pembelajaran di kelas TK yang sudah berjalan dengan baik, di mana guru menggunakan strategi, pendekatan, dan metode yang tepat dengan aktif memberikan motivasi serta dukungan untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, khususnya saat menghadapi anak yang ragu terhadap hasil belajarnya, melalui pendekatan secara langsung, menggali kesulitan yang dialami, serta memberi kesempatan anak memilih aktivitas dan menggambar sesuai minatnya agar tetap terlibat dan berani berekspresi, namun pembelajaran akan lebih optimal jika guru memperkaya penggunaan media agar lebih menarik dan menambahkan evaluasi sederhana di akhir kegiatan, seperti memberi kesempatan anak menceritakan hasil karyanya untuk semakin meningkatkan rasa percaya diri.
Usulan perbaikan:
Guru dapat menggunakan media yang lebih bervariasi seperti gambar, video, atau alat peraga untuk merangsang ide anak, memberikan contoh sederhana sebagai inspirasi, melibatkan teman sebaya dalam kegiatan bersama agar anak lebih percaya diri, serta menutup pembelajaran dengan evaluasi yang menyenangkan melalui kegiatan bercerita dan pemberian apresiasi atas usaha anak.
Nama: Dela Puspita
NIM: 860101189
Kegiatan pengembangan Bahasa pada anak usia dini, khususnya untuk mengatasi masalah kurang percaya diri pada anak, anak yang tidak percaya diri cenderung tidak kreatif dan masih ragu untuk berbicara, takut menjawab pertanyaan, juga pasif dalam kegiatan berlangsung. Di dalam video pembelajaran dari Guru Pintar Online, guru menggunakan beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak, seperti menanyakan pada anak jika ragu atas tugas yang diberikan, memberikan saran kepada anak, memotivasi kreativitas anak, mencoba mengeksplorasi hal yang biasa dibuat terkait dengan tema yang ditugaskan kepada anak, juga mengajak anak keluar kelas untuk melihat suasana lain agar anak tidak jenuh di dalam kelas dan juga memberikan dorongan positif kepada anak.
Video pembelajaran ini efektif memberi pemahaman bagaimana meningkatkan kepercayaan diri pada anak, yang dijelaskan secara runtut menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, sederhana dan juga menggunakan contoh nyata, seperti memberikan saran untuk menggambar sesuatu lain yang lebih disukai meskipun tidak sesuai dengan tema pembelajaran.
Nama : Eka Fitrianingsih
NIM : 860157041
UPBJJ Bandar Lampung
Dalam video tersebut diperlihatkan upaya guru menangani anak yang kurang percaya diri dan tanggapan saya sebagai berikut:
Hal positif yang tergambar
– Pendekatan yang penuh perhatian: Guru tidak mengabaikan kondisi anak yang kurang percaya diri, melainkan secara aktif mendekatinya. Hal ini menunjukkan kesadaran akan aspek emosional dan psikologis anak, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari proses belajar di tingkat PAUD.
– Cara penguatan yang tepat: Langkah-langkah yang diambil guru—seperti menanyakan keraguan anak, memberikan kebebasan memilih aktivitas, dan membiarkan anak mengekspresikan hal yang disukai—sesuai dengan cara anak usia dini belajar. Pendekatan ini membantu anak merasa dihargai, sehingga secara bertahap dapat membangun rasa percaya dirinya.
– Mengembangkan kreativitas sekaligus: Guru tidak hanya berfokus pada tugas yang diberikan, tetapi juga memberi ruang bagi anak untuk mengekspresikan ide dan imajinasinya. Ini membuat proses belajar tidak terasa sebagai beban, melainkan kegiatan yang menyenangkan dan mendukung perkembangan menyeluruh anak.
Demikian terimakasih
Nama : Salsabila Aulya
Nim : 855902514
Assalamualaikum wr.wb.
Menurut saya di video ini terlihat ada anak yang merasa kurang yakin atau minder dengan hasil karyanya sendiri. Dari sini, kita sebagai calon guru jadi belajar cara-cara yang tepat buat mengatasi anak yang kurang percaya diri, antara lain:
1. Tanyakan dulu kesulitan apa yang sedang mereka rasakan.
2. Beri saran buat gambar hal yang mereka suka saja, meskipun mungkin beda sedikit dari tema.
3. Beri semangat supaya mereka mau mencoba sendiri, tapi bantu sedikit di bagian yang dirasa sulit.
4. Hargai usaha dan prosesnya, jangan cuma lihat hasil akhirnya saja.
5. Pamerkan hasil karya mereka di papan tulis atau dinding supaya mereka bangga.
6. Katakan kalau salah itu wajar dan bagian dari belajar, supaya mereka tidak takut atau cemas.
7. Beri kebebasan memilih, misalnya mau mewarnai pakai pensil warna atau spidol. Ini bikin mereka merasa mampu dan bertanggung jawab sama pilihannya.
8. Gunakan media yang berbeda-beda. Kalau anak takut salah tulis di kertas, ajak saja menulis di pasir, tepung, atau main playdough.
Sekiann dari sayaa..
wasalamu’laikumsalammm wr.wb.